Bagi teman-teman yang ingin belajar menggunakan Autodesk
Inventor, maka teman-teman sudah melakukan langkah yang tepat dengan
mengunjungi blog ini. Kenapa? Karena sebentar lagi saya akan memperkenalkan
cara menggunakan Inventor. Baiklah, kencangkan sabuk pengaman anda.
Inventor merupaka salah satu program yang dirancang khusus
untuk keperluan bidang tehnik seperti desain produk, mesin, kontruksi dan
desain teknik lainnya. Bagi teman-teman
yang sudah pernah menggunakan AutoCAD, maka teman-teman akan mudah untuk
menggunakan Inventor . Karena menurut saya Inventor ini seperti penyempurnaan
dari AutoCAD. Dan bagi teman-teman yang belum pernah menggunakan AutoCAD, tidak
usah berkecil hati karena tutorial yang saya berikan merupakan dasarnya dan
akan mudah untuk dipahami.
Pertama, sebelum kita akan mengunakan Inventor, kita harus
membuka terlebih dahulu softwarenya pada tombol START>>All Programs>>Autodesk>>Autodesk
Inventor. Terserah teman-teman mau pakai versi berapa. Oke, setelah softwarenya
sudah terbuka(walau agak lama menunggu) kita langsung saja klik tombol ‘New’
yang iconnya berbentuk kertas kosong.Maka akan muncul seperti jendela di bawah ini.
Pada pilihan yang ada di atas, kita memilih metric untuk
memulai lembar baru. Disinilah kita akan memulai untuk mendesain sebuah gambar.
Namun sebelumnya saya akan jelaskan ada 4 jenis file yang ada di dalam Autodesk
Inventor. Diantaranya adalah :
1.
File yang berekstensi .ipt. yaitu file yang
berisi komponen atau bagian-bagian yang akan kita gunakan.
2.
File yang berekstensi .iam yaitu file yang berisi bahasa essembly.
3.
File yang berekstensi .idw yaitu file yang berisi gambar yang
berbentuk 2d.
4.
File yang berekstensi .ipn yaitu file yang berisi presentasi atau
simulasi dari hasil gambar kita.
Setelah jendela terbuka, maka yang kita pilih adalah
standard(mm).ipt. Setelah itu pilih OK. Maka akan terbuka lembar kerjanya. Nah
pada lembar kerja ini, kita akan bereksperimen pada dua sumbu saja yaitu sumbu
XY. Untuk memilih pada sumbu XY, kita dapat mengaturnya melalui jendela yang
ada disebelah kiri lembar kerja kita tadi yang disebut sebagai browser bar.
Seperti pada gambar berikut.
Saya akan menjelaskan hanya sebagian fungsi dari panel bar
‘sketch’ lebih tepatnya pada bagian constrain. Oke langsung saja.
1.
Perpendicular.
Fungsi tombol ini adalah membuat 2 buah
garis yang bersinggungan membentuk sudut tegak lurus sebesar 90 derajat.
2.
Coincident.
Berfungsi untuk membuat dua buah garis yang
berjauhan menjadi saling bersinggungan.
3. 
Collinier.
Berfungsi untuk membuat dua buah garis yang
terpisah saling berhimpit.
4. 
Concentric.
Berfungsi untuk membuat dua buah lingkaran
atau lebih menjadi satu titik pusat.
5.
Fix.
Untuk mengunci sebuah bidang agar tidak
berpindah-pindah lagi.
6.
Parallel
Untuk membuat dua buah garis saling
sejajar.
7.
Horizontal.
Untuk membuat sebuah garis yang miring di
sejajarkan secara horizontal.
8.
Vertical.
Untuk membuat sebuah garis yang miring di
sejajarkan secara vertical.
9.
Tangen
Untuk membuat sebuah garis bersinggungan
dengan busur.
10.
Mirror.
Untuk meyamakan dua buah garis dengan
bidang tengahnya sebagai mirror.
11. 
Equal.
Untuk menyamakan ukuran kedua objek.
Oke, sekian dulu postingan saya semoga bermanfaat. Jika ada
pertanyaan langsung tinggalkan commen aja. Thank You.